sesuap nasi yang ibu beri
tanda kasih kepadamu
memberi kesan akan pesan
sebuah pedoman
harusnya kau bayar
bukan kau lemparkan muka
harusnya kau bersujud
bukan mmembantah
harusnya kau bersipu
bukan menentengkan 2 tangan
harusnya kau malu
bukan bangga
Mengenai Saya
- ihsankasonnulis
- disini saya akan menulis tentang kehidupan , disini saya ingin menuangkan kreatifitas merangkai kata . semua yang kamu bisa dan yang kamu mau harusnya kamu usakahan . saya masih belajar menulis .
Popular Posts
Rabu, 09 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Archive
-
▼
2012
(19)
-
▼
Mei
(17)
- mampu mampu dan mampu
- masih saya tanyakan pada bengong
- ini seperti alur cerita novel
- masih belum mempercayakan
- masih belum menjadi
- apa bedanya jika sama
- menepi bukan berarti berhenti
- sesuap nasi yang ibu beri tanda kasih kepadamu mem...
- hari ini aku kalah hari ini aku kalah dengan ras...
- aku ingin sebuah keinginan dengan penuh semangat s...
- bolehkah hamba bersandar bolehkah hamba bersandar...
- mengangkat pena untuk sebuah karya karya yang belu...
- di balik kerja lembur memacu diri untuk suatu ter...
- di bangku belakang Berjalan mengangkat letih dari...
- di sempit ini aku ingin bergerak di sempit ini ak...
- kenapa berdiam organisasikan otak kiri spekulas...
- di mulai dari detik ini saya menggoreskan tinta di...
-
▼
Mei
(17)
0 komentar:
Posting Komentar